Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Korea Selatan Lakukan Uji Coba Rudal Balistik yang Dapat Diluncurkan dari Kapal Selam


Korea Selatan untuk pertama kalinya menguji coba peluncuran rudal balistik (SLBM) dari sebuah tongkang yang berada di kedalaman air minggu lalu.

Menurut media lokal Yonhap TV News, tes itu sukses. Ini membuka jalan bagi Republik Korea memasuki “klub elit” negara-negara yang mampu merancang dan meluncurkan SLBM-nya sendiri. Korea Selatan bisa dibilang negara ke-7 di dunia yang telah mengakuisisi teknologi ini. Semua negara yang berhasil merancang SLBM sejauh ini adalah negara klub nuklir. Korea Selatan adalah satu-satunya negara yang akan memiliki SLBM tanpa senjata nuklir strategis.

Rincian tentang tes tersebut tidak sepenuhnya terbuka untuk umum, tetapi dilaporkan peluncuran SLBM memakai varian rudal Hyunmoo 2B yang dapat ditembakkan dari jarak 500 km. Angkatan Laut Korea (RoKN) mengharapkan untuk meningkatkan fungsi strategis melawan Korea Utara dengan memanfaatkan K-SLBM (secara lokal dikenal sebagai Hyunmoo 4-4).

Media Korea lainnya menyatakan bahwa uji peluncuran dingin yang sebenarnya dari kapal selam kelas Dosan Ahn Chang Ho (KSS III Batch 1) 3.000 ton sudah dekat, sebagai kapal selam pertama, yang mampu membawa peluncur K-VLS (Vertical Launching System) untuk SLBM, diketahui akan dikirim ke Angkatan Laut Republik Korea (RoKN) dalam bulan ini. 

Sejak Angkatan Laut (RoKN) dilaporkan melakukan uji tembak SLBM dari tongkang yang terendam di dalam air (submerged barge) kali ini berhasil menyelesaikan uji peluncuran berbasis darat pada akhir tahun lalu, pers lokal berspekulasi bahwa peluncuran sebenarnya dari kapal selam 3.000 ton pertama (dari posisi menyelam) cepat atau lamabat dapat dilakukan, seperti yang dilaporkan Kantor Berita Yonhap. 

Kementerian Pertahanan Nasional (MND) Korea membantah memberikan perincian atau mengonfirmasi apakah laporan baru-baru ini benar. MND malah menjawab, “Konfirmasi selektif atas aset militer terbatas karena alasan keamanan. Angkatan Bersenjata Korea telah memperoleh aset terkini dan kuat untuk menjamin perdamaian Semenanjung Korea berdasarkan kekuatan militer yang kuat, dan akan terus berkembang.” Sementara itu, Administrasi Program Akuisisi Pertahanan-Defense Acquisition Program Administration (DAPA) hanya mengkonfirmasi, “[kapal selam] akan segera dikirim dengan menyelesaikan uji coba sistem peluncuran umpan torpedo.”

Kapal pertama kelas Dosan Ahn Chang Ho dilengkapi dengan 6 VLS (sistem peluncuran vertikal) cold launch yang dilaporkan mampu meluncurkan Hyunmoo 4-4 SLBM dan rudal jelajah serangan darat (SLCM) yang diluncurkan kapal selam yang dikenal sebagai Hyunmoo 3C dengan jangkauan 1.500 Km. Kelas lanjutan, yang dikenal sebagai KSS III Batch 2, akan dilengkapi hingga 10 dari VLS tersebut, seperti yang dilaporkan Naval News sebelumnya. Namun, MND masih belum secara resmi mengkonfirmasi informasi pasti tentang pengembangan, ukuran, dan panjang SLBM, bahkan apakah kapal selam 3.000 ton itu akan dimuat dengan rudal balistik. (Daehan Lee)

Sumber: navalnews.com

Yuk gabung group kami di aplikasi telegram
https://t.me/joblokernet